Meskipun Park Hae Jin Dokternya 

park hae jin

Seseorang pernah cerita. Perusahaan Amerika tempat suaminya kerja tidak memberikan asuransi sakit untuk karyawannya. [Sengaja saya pakai term asuransi sakit, karena umumnya asuransi kesehatan memberikan polis kalau nasabahnya sakit, sedangkan kalau nasabahnya sehat, tidak dapat apa-apa.] Si bos amerika, tidak memberikan tunjangan kalau karyawannya sakit, tapi dia memberikan tunjangan untuk karyawannya menjaga kesehatan. Jadi, bukan biaya RS yang diganti. Tapi dikasih uang buat fitnes dan beli suplemen-suplemen kesehatan.

Menurut saya gagasan ini menarik banget. Dikasih duit untuk pencegahan, bukan pengobatan. Mencegah lebih baik daripada mengobati kan?

Karena sakit ga pernah sederhana. Tidak cuma soal ketidaknyamanan yang dirasa, tapi juga uang untuk biaya pengobatan, peluang yang terlewat, waktu yang tidak produktif, dan masih banyak lagi kerugian yang lain.

Karena sakit tidaklah menyenangkan meskipun punya uang yang nomor nya bisa tulis sendiri, punya asuransi yang bisa cover kamar paling elit, punya helikopter pribadi yang bisa antar bolak-balik berobat. Pasti masih lebih pilih sehat. Karena proses pengobatan nya sendiri udah bisa bikin tambah penyakit, kalau bukan penyakit fisik, bisa jadi psikologi, mental, dan kejiwaan. 

Bahkan meskipun sakit bisa jadi penggugur dosa, andai bisa memilih, akan lebih suka diberi nikmat sehat, bisa cari duit banyak, diapakai sedekah, bisa jadi penggugur dosa juga. Akan lebih enak sehat, bisa optimal ibadah lain, yang bisa jadi penggugur dosa juga.

Sayangnya, ini disadari setelah terlambat. Rasulullah saw sendiri udah bilang, Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu (HR. Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas). Waktu sehat lupa bersyukur, lupa dijaga, lupa dipakai optimal buat ibadah. Begitu sakit baru menyesal.

Sayangnya, ini disadari setelah terlambat. Kenapa dulu waktu sehat, tidak dibarengi juga dengan gaya hidup sehat. Makan sehat dan tidak berlebihan. Perut gendut dibatasi. Mager jangan dituruti. Pria perokok jangan dinikahi #eh

Dan, setelah sakit baru sadar, betapa mama yang gendut dan keriput di rumah, atau keponakan yang giginya ompong atas bawah ditambah rambut bau matahari, masih lebih indah dipandang dibanding dokter seganteng Park Hae Jin (itupun kalau ada, haha).

Poli Jantung, RSUD Pasar Rebo
*bukan dalam rangka jadi pasien, untung cuma mengantar

Add Comment